Beranda Tentang Akar Bangsa Visi & Misi Tokoh & Afiliasi Mimbar Bebas Orasi Posko Pengaduan Rakyat Kajian Isu Strategis Kontak Admin – Login Daftar Sekarang
Berita

Anak Muda NU NTB Gelar Zikir dan Doa Keselamatan Bangsa, Doakan Saudara di NTT

Diterbitkan: Agustus 19, 2026 • Oleh: Admin


MATARAM — Anak Muda Nahdlatul Ulama (NU) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar acara Zikir dan Doa Keselamatan Bangsa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus mendoakan keselamatan dan kebangkitan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi bencana.

Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya peran ulama dan santri dalam perjuangan melawan penjajahan.

Koordinator acara sekaligus Direktur Akar Bangsa, Fidar Khairul Diaz, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang bangsa.

“Acara kami gelar mengingat para ulama dan santri telah berjuang mengusir penjajah. Ini bagian dari refleksi untuk mengingat kembali perjuangan para pejuang,” ujar Fidar.

Selain menjadi bagian dari refleksi kemerdekaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk masyarakat NTT. Menurut Fidar, solidaritas tersebut lahir dari pengalaman NTB yang pernah menghadapi bencana gempa bumi dahsyat pada 2018.

“Doa bersama ini kita laksanakan karena NTB pernah merasakan gempa dahsyat pada tahun 2018. Kami ingin menguatkan saudara-saudara kita di NTT. NTT bisa bangkit,” katanya.

Fidar menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas antardaerah, terutama dalam menghadapi situasi kebencanaan.

“Kita ingin menunjukkan bahwa ketika saudara kita mengalami musibah, kita tidak tinggal diam. Doa dan dukungan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menguatkan mereka,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan berbagai unsur, di antaranya Anak Muda NU Kreatif Kusnadi Unying, Dosen Kewarganegaraan Universitas Mataram (Unram) Drs. Ilyas Salman, serta perwakilan Kepolisian Nusa Tenggara Barat, Tono.

Hadir pula Edi Irawan, mantan Ketua PC PMII Mataram periode 2024–2025.

Melalui zikir dan doa bersama tersebut, Anak Muda NU NTB berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai momentum mengenang sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa Indonesia serta harapan agar masyarakat NTT diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit dan segera bangkit dari bencana.