Beranda Tentang Akar Bangsa Visi & Misi Tokoh & Afiliasi Mimbar Bebas Orasi Posko Pengaduan Rakyat Kajian Isu Strategis Kontak Admin – Login Daftar Sekarang
Berita

Sampah Dapur MBG Al Jabar Darek 4 Diduga Dibuang ke Sungai, Warga Keluhkan Pencemaran.

Diterbitkan: Agustus 21, 2026 • Oleh: Raden Ziad

 



Lombok Tengah, akarbangsa.or.id
– Aktivitas dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Al Jabar Darek 4 di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, dikeluhkan masyarakat. Sampah yang diduga berasal dari aktivitas dapur disebut dibuang ke aliran sungai di sekitar lokasi.Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga, inisal SH. Ia menilai pembuangan sampah ke sungai berpotensi mencemari lingkungan dan berdampak langsung terhadap masyarakat sekitar.

“Kalau dapur membuang sampah ke sungai, tentu ini pencemaran lingkungan. Dampaknya masyarakat yang kena,” ujar SH. Menurutnya, pengelolaan sampah dari aktivitas dapur seharusnya dilakukan secara baik dan tidak dibuang ke sungai. Sebab, sungai merupakan bagian dari lingkungan yang juga dimanfaatkan dan berada dekat dengan aktivitas masyarakat.

Persoalan tersebut turut mendapat sorotan dari Ketua Koalisi Aktivis untuk Transparansi (KUAT) NTB, Lukmanul Hakim. Ia meminta adanya pemeriksaan terhadap dugaan pembuangan sampah dapur ke sungai tersebut. Menurut Lukmanul, jika terbukti, tindakan tersebut harus segera dihentikan karena berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.“Kami meminta pihak terkait turun mengecek kondisi di lapangan. Kalau benar ada sampah dapur yang dibuang ke sungai, tentu ini harus dihentikan,” ujar Lukmanul.

Lukmanul mengatakan pengelolaan sampah dan limbah menjadi bagian penting dalam operasional dapur MBG. Jangan sampai pelaksanaan program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat justru menimbulkan persoalan lingkungan bagi warga sekitar.KUAT NTB juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi terhadap dapur MBG Al Jabar Darek 4 terkait sistem pengelolaan sampah dan limbahnya.

“Kami meminta semua dapur yang tidak memenuhi syarat harus disuspend dulu sampai persoalan lingkungan dan pengelolaan limbahnya benar-benar diselesaikan,” tegasnya.KUAT NTB berencana melayangkan laporan resmi kepada instansi terkait pada Kamis mendatang agar dugaan pembuangan sampah ke sungai tersebut dapat ditindaklanjuti dan diperiksa.Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pengelola dapur MBG Al Jabar Darek 4 mengenai dugaan pembuangan sampah ke sungai tersebut.